Deduksi Ala Sherlock Holmes

Siapa diantara Anda semua yang tidak menganal Sherlock Holmes? Saya yakin, sebagian besar dari Anda pasti sudah mengenalnya. Apalagi belum lama ini film Sherlock Holmes versi layar lebar dari Hollywood bisa kita nikmati sebagai tontonan seru yang mengasyikkan.

Sherlock Holmes adalah detektif fiktif hasil karya Sir Arthur Conan Doyle. Dia dikenal sebagai seorang detektif nyentrik yang sangat mahir menyelesaikan berbagai kasus rumit. Ditemani teman setianya, Dr. Watson dia berhasil menyelesaikan berbagai kasus para kliennya. Mereka berdua tinggal di sebuah rumah kontrakan milik Mrs. Hudson di Baker Street 221B.

Deduksi Sherlock Holmes

Kemampuan Sherlock Holmes dalam melakukan deduksi memang tidak dapat diragukan lagi. Kemampuan deduksinya yang menonjol memang sangat menakjubkan. Seringkali berbagai kasusnya dapat dia selesaikan bermula dari deduksinya yang sangat akurat terhadap berbagai hal dan peristiwa yang berhubungan.

Salah satu contoh deduksi yang dilakukannya adalah ketika dia bertemu dengan Dr. Watson untuk pertama kalinya, yang mengatakan bahwa Dr. Watson baru datang dari Afganistan. Kesimpulannya itu tentu tidak muncul begitu saja sebagai tebakan tak berdasar, tetapi sebagai hasil deduksinya yang akurat. Dan kita juga akan mencoba membuktikan validitas argumentasi Holmes itu dengan pembuktian logika formal.

“ini seseorang yang bertipe medis, tapi dengan pembawaan militer. Jelas dia dokter angkatan darat. Wajah dan kulitnya kecoklatan, berarti dia datang dari daerah tropis. Dia sudah melewati pengalaman yang keras dan mengalami sakit, itu tampak dari ekspresi wajahnya. Lengan kirinya pernah terluka karena posisinya kaku dan tidak wajar. Di kawasan tropis mana seorang angkatan darat inggris mengalami kekerasan dan terluka lengannya? Jelas di Afganistan.”

Jika dirumuskan dalam logika matematika, argumen Holmes di atas ditulis menjadi:

dengan,

Md = orang yang bertipe medis

Ml = orang dengan pembawaan militer

D  = dokter angkatan darat

K  = orang dengan wajah dan kulitnya kecoklatan

Tx = orang dari daerah tropis

Kr = orang yang sudah mengalami kekerasan hidup

A  =  orang (yang berasal dari) Afganistan

w  = mewakili individu Dr. Watson

Pembuktiannya argumentasi Sherlock Holmes di atas dengan menggunakan beberapa aturan logika formal adalah sebagai berikut:

Dengan asumsi dasar bahwa deduksi yang dilakukan Sherlock Holmes itu benar, maka dapat dibuktikan bahwa argumentasinya juga sah atau valid.

Saya tidak  hendak menjelaskan aturan-aturan yang dipakai dalam pembuktian argumen di atas. tapi, sebagian aturan itu sudah dikenal dan dipelajari oleh siswa SMA (sederajat) dalam materi “Logika Matematika” sub bab “Metode Penarikan Kesimpulan”.

Itu adalah salah satu argumentasi yang pernah diutarakan oleh Sherlock Holmes. Berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada beberapa kasusnya sering juga muncul argumentasi-argumentasi yang didasarkan pada deduksi yang dia lakukan.

Masih berkaitan dengan Sherlock Holmes, Insya Alloh dalam postingan berikutnya saya juga akan menunjukkan Metode saintis ala Sherlock Holmes.Kita akan kaji satu dari banyak petualangan Sherlock Holmes karangan Sir Arthur Conan Doyle ini, yaitu: “A Study in Scarlet; Penelusuran Benang Merah.” Kebetulan saya memiliki koleksi buku Sherlock Holmes, jadi sambil membaca-baca kembali bukunya, nanti saya akan menulis untuk Anda.


Advertisements

9 thoughts on “Deduksi Ala Sherlock Holmes

  1. pembuktian validitas argumentasi holmes di atas kan pake logika matematika :)!

    hmmm, tapi memang belum menyentuh isi petualangannya sih, artikel saya ttg ini yang sudah dibuat hilang, jadi saya mesti mikir lagi buat menulis ulang :)!
    tapi insya alloh nanti saya teruskan ko!

    makasih dah berkunjung dan jangan kapok datang ke sini ya!

    • film nya maksud bapa?
      sebenarnya saya lebih suka cerita petualangan sherlock di novelnya dibanding di film.
      tapi kalau tahun depan film barunya keluar pasti saya nonton 🙂

    • Sebenarnya itu kata2 yg dirumuskan dalam bahasa simbol logika matematika.
      yg pasti untuk bisa coding, logika matematikanya juga harus jalan :)!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s