Algoritma Untuk Mengetahui Sebuah Bilangan Adalah Bilangan Bulat

Kita (manusia) dapat dengan mudah mengetahui bahwa sebuah bilangan adalah bilangan bulat. Caranya dengan melihat ujung angka tersebut. Jika di ujungnya ada angka bukan nol di belakang koma, maka pasti bukan bilangan bulat. Jika diujungnya hanya nol di belakang koma, maka pasti bilangan bulat.

Cara berfikir (algoritma) mesin akan lebih rumit lagi. Kita bisa menggunakan fungsi bawaan Round yang akan menghitung pembulatannya. Jika hasil pembulatannya sama dengan bilangan awal, maka pasti bilangan tersebut adalah bilangan bulat. Jika berbeda, maka bilangan tersebut tidak bulat. Lihat caranya:

algoritma-bilangan-bulat
  1. Bulatkan bilangan.
  2. Periksa apakah bilangan awal sama dengan bilangan hasil pembulatan.
  3. Jika sama, maka bilangan tersebut adalah bilangan bulat.
  4. Jika berbeda, maka bukan bilangan bulat.

Contoh aplikasi perhitungannya:

  1. Dimasukkan bilangan 5,8.
  2. Bilangan awal dibulatkan, hasilnya 6.
  3. Apakah 5,8 = 6?
  4. Berbeda, maka pasti 5,8 bukan bilangan bulat.

Contoh lainnya:

  1. Dimasukkan bilangan 8.
  2. Bilangan awal dibulatkan, hasilnya 8.
  3. Apakah 8 = 8?
  4. Sama, maka pasti 8 merupakan sebuah bilangan bulat.

Berikut adalah sintak algoritma tersebut dalam Java.

public static boolean periksaBilanganBulat(double number) {
        if (number == Math.round(number)) {
            return true;
        } else
            return false;
    }

Dalam sintak di atas, methods periksaBilanganBulat akan mengembalikan nilai Boolean. Jika angka yang dimasukkan adalah bilangan bulat, maka akan mengembalikan nilai True. Jika bukan bilangan bulat, maka mengembalikan nilai False.

Fungsi Algoritma

Sebuah program seringkali membutuhkan jangkauan data yang luas, seperti double atau kita kenal sebagai bilangan real (misalnya angka 5,987 dan 7,434). Ketika menampilkan bilangan bulat –seperti angka 5 atau 78–, mesin akan menampilkannya dalam tampilan double juga, yaitu 5,0 dan 78,0. Sementara itu, manusia lebih suka melihat bilangan bulat ditampilkan tanpa koma, yaitu cukup 5 dan 78 saja.

Sebagai contoh. Melalui algoritma di atas, kita bisa menampilkan persamaan linear yang menggunakan variabel bertipe double seperti

\displaystyle 3,8x+5,0y+7,0z=87,0

terlihat lebih friendly, menjadi

\displaystyle 3,8x+5y+7z=87

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s