Asal Mula Angka Nol

Angka nol cukup unik. Angka nol muncul setelah manusia tahu perhitungan angka. Angka nol memiliki dua fungsi, yaitu menunjukkan kekosongan nilai dan juga sebagai angka.

Dahulu, Bangsa Sumeria kuno menggunakan spasi untuk menandai kekosongan. Di abad kelima, bilangan angka India adalah yang pertama kali menggunakan konsep nol sebagai sebuah angka. Di abad ke-7, matematikawan India, Brahmagupta, menggunakan titik-titik kecil untuk menunjukkan tempat nol, dengan nilai nol disebut sebagai sunya.

Matematika India menyebar ke Ciba dan Timur Tengah, di mana ia terus berkembang. Matematikawan Mohammad ibnu Musa al-Khowarizmi menggunakan nol dalam pembajar aljabar dan akhirnya, sekitar abad ke-9, nol menjadi bagian dari sistem angka Arab dalam bentuk oval. Di Eropa, Romawi menolak konsep nol dan memilih sistem penulisan angka Romawi mereka. Secara perlahan, angka nol digunakan oleh Bangsa Eropa, dengan pelopornya matematikawan Italia, Fibonacci.

Dalam perkembangan matematika, nol menjadi fondasi dari calculus. Sekarang, nol menjadi fondasi dari perhitungan komputer matematika dalam sistem biner, nol dan satu.

Sumber: Big Think

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s