Memperoleh Nilai e Melalui Bunga Majemuk

Nilai e bisa Anda pahami dalam cerita berikut yang berkaitan dengan tabungan dan bunga majemuk.

Anda menabung Rp1,00 di sebuah bank yang sangat dermawan. Setiap tahun, bank memberi Anda bunga 100%.

Setelah satu tahun, Anda memperoleh, Rp2,00. Pada tahun kedua, Anda memperoleh Rp4,00. Dan seterusnya.

  1. Tahun 1: \displaystyle 1,00\left( 1+100\% \right)=2,00

Bagaimana seandainya penghitungan bunga dibagi dua untuk setiap semester? Setiap 6 bulan, diberikan bunga \displaystyle \frac{100}{2}\%=50\%.

  1. Bulan ke-6: \displaystyle 1,00\left( 1+50\% \right)=1,50
  2. Bulan ke-12: \displaystyle 1,50\left( 1+50\% \right)=1,50+0,75=2,25

Continue reading Memperoleh Nilai e Melalui Bunga Majemuk

Cara Mengetahui Suatu Bilangan Adalah Prima

Misalkan, diketahui sebuah bilangan sembarang, x. Bagaimanakah mengetahui bahwa x adalah bilangan prima?

Bilangan prima adalah bilangan lebih dari 1 yang hanya bisa dibagi habis oleh 1 dan dirinya sendiri. Di antara bilangan prima adalah:

2, 3, 5, 7, 11, 13, ….

Bilangan 2 hanya habis dibagi oleh 1 dan 2.

Bilangan 3 hanya habis dibagi oleh 1 dan 3.

Bilangan 5 hanya habis dibagi oleh 1 dan 5.

dan seterusnya….

Untuk memeriksa apakah sebuah bilangan merupakan bilangan prima, setidaknya ada dua prinsip.

1. Cukup menghitung dengan bilangan prima

Misalnya, jika sebuah bilangan habis dibagi oleh 15, pasti bilangan tersebut habis dibagi oleh 3 dan 5 (faktor dari 15). Jadi, jika sebuah bilangan sudah diketahui tidak bisa dibagi oleh 3 dan 5, maka kita tidak perlu memeriksa hasil pembagiannya dengan 15.

2. Cukup menghitung bilangan prima sedikit lebih besar dari akarnya

Karena jika salah satu faktor lebih besar dari akarnya, faktor lain akan lebih kecil dan tentunya sudah anda hitung lebih dulu. Misalnya untuk menghitung status prima bilangan 100, kita tidak perlu membagi dengan bilangan 50 karena pembagian dengan bilangan 2 sudah dihitung lebih dulu. Continue reading Cara Mengetahui Suatu Bilangan Adalah Prima

Mengenal Pengetahuan Matematika Bangsa Mesir Kuno

Pengetahuan matematika bangsa Mesir Kuno saat itu sudah canggih. Kita bisa melihatnya dari Papyrus Rhind (1550 SM) dan Moscow Papyrus (200 tahun lebih tua) yang berisi 110 soal matematika.

Rhind Mathematical Papyrus, sumber: Wikipedia

Notasi penulisan angka Mesir Kuno menyerupai bangsa Romawi, berbasis desimal dengan simbol khusus untuk desimal yang lebih besar. Prinsipnya sama seperti Bangsa Romawi, misalnya MDCCCLXXVIII untuk 1878. Bangsa Mesir Kuno banyak menggunakan penjumlahan dan cenderung mengubah perkalian menjadi penjumlahan berulang. Misalnya untuk menghitung 13 × 11 dibagi menjadi perkalian satu, lalu dua, empat, dan delapan. Continue reading Mengenal Pengetahuan Matematika Bangsa Mesir Kuno

Poster Protes Unik Science vs Trump

Amerika sedang ricuh karena tidak sengaja memilih presiden baru yang tidak masuk akal. Para saintis pun protes karena kebijakannya yang tidak rasional, misalnya menuduh global warming hanya mitos, mendukung anti vaksin, dan mengurangi anggaran penelitian. Inilah poster protes unik yang dibawa.

protes-saintis-imajiner
Fakta alternatif adalah imajiner.

Catatan: \displaystyle \sqrt{-1} disebut sebagai bilangan imajiner.

Sumber: https://twitter.com/TomasWGreen/status/833364397485613062/photo/1