Transpose Matriks dalam Animasi

Jika Anda sering lupa dengan konsep transpose matriks, ingatlah gambar animasi ini. Sangat membantu. Anda akan memahami bahwa transpose dua kali akan mengembalikan matriks ke bentuk awalnya, \displaystyle {{\left( {{A}^{T}} \right)}^{T}}=A.

Sumber: Wikipedia

Advertisements

Mengenal Pengetahuan Matematika Bangsa Mesir Kuno

Pengetahuan matematika bangsa Mesir Kuno saat itu sudah canggih. Kita bisa melihatnya dari Papyrus Rhind (1550 SM) dan Moscow Papyrus (200 tahun lebih tua) yang berisi 110 soal matematika.

Rhind Mathematical Papyrus, sumber: Wikipedia

Notasi penulisan angka Mesir Kuno menyerupai bangsa Romawi, berbasis desimal dengan simbol khusus untuk desimal yang lebih besar. Prinsipnya sama seperti Bangsa Romawi, misalnya MDCCCLXXVIII untuk 1878. Bangsa Mesir Kuno banyak menggunakan penjumlahan dan cenderung mengubah perkalian menjadi penjumlahan berulang. Misalnya untuk menghitung 13 × 11 dibagi menjadi perkalian satu, lalu dua, empat, dan delapan. Continue reading

Poster Protes Unik Science vs Trump

Amerika sedang ricuh karena tidak sengaja memilih presiden baru yang tidak masuk akal. Para saintis pun protes karena kebijakannya yang tidak rasional, misalnya menuduh global warming hanya mitos, mendukung anti vaksin, dan mengurangi anggaran penelitian. Inilah poster protes unik yang dibawa.

protes-saintis-imajiner

Fakta alternatif adalah imajiner.

Catatan: \displaystyle \sqrt{-1} disebut sebagai bilangan imajiner.

Sumber: https://twitter.com/TomasWGreen/status/833364397485613062/photo/1

Humor Looping While

Sumber: Pinterest

Sumber: Pinterest

Ini seharusnya lucu, jika Anda paham algoritma pemrograman.

Seorang istri memanggil suaminya yang bekerja sebagai programmer lalu berkata “while you’re out, buy some milk (selagi keluar, belikan susu).”

Suaminya tidak pernah kembali ke rumah.

Penjelasan

Dalam pemrograman, do while termasuk salah satu pengulangan (looping) yang bertujuan untuk mengulang suatu perintah. Misalnya:

i = 1;

do {

   makan_soto();

} while (i = 1)

Perintah di atas akan memerintahkan untuk terus makan soto selama i bernilai 1. Yang terjadi adalah pertama kali diketahui bahwa terdapat variabel i bernilai 1. Selanjutnya, makan soto lalu cek nilai i. Jika i bernilai 1, maka kembali makan soto. Setelah makan, cek lagi nilai i. Jika masih bernilai 1, maka kembali makan soto. Kapan berhenti makan? Ketika nilai i tidak lagi 1 atau ketika kondisi while sudah salah (false). Untuk menghentikan perintah, maka perlu exit strategy. Misalnya

i = 0;

do {

   makan_soto();

   i = i + 1;

} while (i < 5)

Pertama kali diketahui bahwa terdapat variabel i bernilai 0. Selanjutnya, makan soto lalu cek nilai i. Begitu selesai, i bertambah 1, menjadi 1. Cek nilai i. Karena i kurang dari 5, maka kembali makan soto. Setelah makan, i bertambah satu menjadi 2, cek lagi nilai i. Proses terus berulang. Kapan berhenti makan? Ketika nilai i mencapai 5 atau ketika kondisi while sudah salah (false), yaitu tidak lagi kurang dari 5. Hasilnya, makan soto berulang selama 5 kali.

Kenapa Lucu?

Continue reading

Nonton Film Ramanujan Yuk!

Srinivasa Iyengar Ramanujan adalah seorang matematikawan India yang luar biasa unik. Lahir di India di awal abad 19 yang saat itu merupakan jajahan Inggris, tanpa pendidikan formal, belajar matematika secara otodidak, tapi bisa menghasilkan berbagai teori baru di matematika. Bahkan, springer membuat satu jurnal khusus bernama The Ramanujan Journal yang membahas semua area matematika yang dipengaruhi oleh Ramanujan.

Ada dua film yang membahas biografi Ramanujan. Film tahun 2016, The Man Who Knew Infinity, dibintangi oleh Dev Patel (The Slumdog Millionare) dan Jeremy Irons (Batman v Superman: Dawn of Justice).

Film tahun 2014, Ramanujan, dibuat oleh orang India sendiri dengan pemain campuran India dan Inggris. Film ini lebih lucu dan tentunya disertai dengan joged khas Bollywood.