Mengurangi Angka Kecelakaan

Seorang mahasiswa statistika di sebuah perguruan tinggi  memiliki sebuah kebiasaan aneh katika menyetir mobil. Setiap kali melewati persimpangan jalan, dia selalu memacu mobilnya dengan cepat, dan ketika telah melewatinya mobilnya kembali pelan. Continue reading “Mengurangi Angka Kecelakaan”

Advertisements

Siapakah Pembunuhnya???

Di sebuah pemukiman elit di daerah ibu kota, seorang inspektur polisi bernama Keroro sedang memeriksa sebuah kasus pembunuhan. Enam tersangka telah bersamanya di kamar duduk untuk ditanyai. Ia tahu bahwa pada malam pembunuhan, Nona Lili berada di ruang belajar, dapur, atau ruang makan. Tuan Baron sedang di dapur, ruang keluarga, atau ruang makan. Nona Upit di ruang belajar, dapur, atau rumah kaca.

Kolonel Rubi sedang di dapur atau ruang keluarga. Tuan Split di ruang belajar, perpustakaan, ruang keluarga, atau rumah kaca. Dan profesor Tono sedang di dapur, perpustakaan, rumah kaca, atau ruang makan. Ia juga mengetahui bahwa tiap ruang hanya cukup ditempati satu orang saja didalamnya.

Peristiwa besar datang.

“Dan kini aku akan mengumumkan siapa pembunuhnya,” kata Inspektur Keroro. “Pembunuhnya adalah …mmm, di ruang keluarga.”

Masalahnya adalah, pak inspektur tidak mempunyai ide tentang siapa yang berada di ruang keluarga. Jadi, siapakah sang pembunuh itu?